Bakteri PGPR dan Perannya dalam Menyuburkan Tanaman Secara Alami

bakteri PGPR

Apa Itu Bakteri PGPR?

PGPR atau Plant Growth Promoting Rhizobacteria adalah kelompok bakteri baik yang hidup di sekitar akar tanaman atau di dalam tanah dekat perakaran. Bakteri ini bekerja secara alami untuk membantu tanaman tumbuh lebih sehat dan subur. Berbeda dengan pupuk kimia, PGPR tidak langsung memberi unsur hara, tetapi membantu tanaman memanfaatkan nutrisi yang sudah ada di tanah.

Selain itu, PGPR juga menciptakan lingkungan tanah yang lebih hidup dan seimbang. Karena alasan inilah, PGPR sering digunakan dalam pertanian ramah lingkungan dan pertanian berkelanjutan.

Cara Kerja PGPR dalam Mendukung Pertumbuhan Tanaman

Secara umum, PGPR bekerja melalui tiga mekanisme utama yang saling mendukung.

1. PGPR sebagai Penyedia Nutrisi Tanaman

Banyak unsur hara di dalam tanah sebenarnya tersedia, tetapi tidak bisa langsung diserap tanaman. Di sinilah PGPR berperan aktif.

a. Fiksasi nitrogen
PGPR mampu mengikat nitrogen dari udara dan mengubahnya menjadi bentuk yang dapat diserap akar. Proses ini membantu tanaman memperoleh nitrogen tanpa harus bergantung penuh pada pupuk kimia.

b. Pelarutan fosfat
Selain nitrogen, PGPR juga membantu melarutkan fosfat yang mengendap di tanah. Dengan cara ini, fosfor menjadi lebih mudah dimanfaatkan tanaman untuk pertumbuhan akar dan pembentukan bunga maupun buah.

2. PGPR sebagai Pemacu Pertumbuhan Tanaman

PGPR juga berfungsi sebagai penghasil hormon alami yang merangsang pertumbuhan.

a. Produksi hormon tumbuh
Bakteri ini menghasilkan hormon seperti auksin dan giberelin yang membantu akar tumbuh lebih panjang dan lebih banyak.

b. Perluasan sistem perakaran
Akar yang lebih kuat dan luas membuat tanaman lebih efisien menyerap air serta mineral. Akibatnya, tanaman menjadi lebih tahan terhadap kekeringan.

3. PGPR sebagai Pelindung dari Penyakit Tanaman

Selain membantu pertumbuhan, PGPR juga melindungi tanaman dari serangan patogen.

a. Penghambatan patogen
PGPR menghasilkan senyawa alami yang mampu menekan pertumbuhan jamur dan bakteri penyebab penyakit.

b. Peningkatan daya tahan tanaman
Kehadiran PGPR merangsang sistem kekebalan tanaman agar lebih siap menghadapi serangan penyakit, baik di akar maupun di bagian atas tanaman.

Contoh Bakteri PGPR yang Banyak Digunakan

Beberapa jenis bakteri PGPR yang sering dimanfaatkan dalam pertanian antara lain:

  1. Pseudomonas fluorescens yang efektif melindungi akar dari penyakit tular tanah

  2. Bacillus subtilis yang membantu penyerapan nutrisi dan tahan terhadap kondisi lingkungan ekstrem

  3. Azotobacter yang berperan besar dalam fiksasi nitrogen alami

 

Salah satu produk yang menggunakan kinera bakteri ini adalah Pupuk Bio-Trent yang dirancang untuk meningkatkan kualitas tanah dan tanaman secara alami. Anda bisa membelinya di marketplace kesukaan anda

Manfaat Menggunakan PGPR untuk Tanaman

Penggunaan PGPR memberikan banyak keuntungan, seperti akar yang lebih lebat, batang yang lebih kokoh, kebutuhan pupuk kimia yang lebih hemat, serta tanah yang tetap subur dan hidup dalam jangka panjang.

Dengan memanfaatkan bakteri PGPR, petani dapat meningkatkan hasil tanaman sekaligus menjaga kesehatan tanah secara alami dan berkelanjutan.

bakteri PGPR

Lihat artikel lainnya seputar pertanian di situs ini

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
PRODUK UNGGULAN

Konten Terbaru Lainnya

Hubungi Kami Untuk Dapatkan Penawaran Terbaik

Punya pertanyaan atau ingin melakukan konsultasi lebih lanjut terhadap kebutuhan Anda saat ini? Hubungi kami untuk mendapatkan layanan konsultasi profesional tanpa biaya sekarang juga

× Konsultasi