Kenapa Pilih Biotrent?


Apa Itu Bio-Trent


Bio-Trent adalah pupuk organik hayati majemuk cair yang terdaftar di Kementan sebagai pupuk hayati yang mampu meningkatkan produksi yang berkualitas dan menghemat biaya pemupukan pupuk kimia. Bio-Trent memiliki beberapa fungsi antara lain sebagai Pengurai Bahan Organik, Penyedia Hara, Produksi Zat Pengatur Tumbuh, serta Agensia Hayati

Kandungan Bio-Trent:
  • Rhizobium sp. 108 cfu/ml
  • Azotobacter sp. 107 cfu/ml
  • Streptomyces sp. 106 cfu/ml
  • Bacillus sp. ( Bakteri Pelarut Fosfat dan Kalium )
  • Lactobacillus sp. & Saccharomycetes sp.
  • Zat Pengatur Tumbuh (Giberelin, Auksin, Sitokinin)
  • Unsur organik, unsur makro dan mikro sebagai starter mikroorganisme
  • Asam humat, asam fulvat dan asam amino beserta vitamin B12

 

Cara Kerja Bio-Trent

Basic

Bio-Decomposer


Karena mengandung Lactobacillus sp., Streptomyces sp., Saccharomyces sp., bacillus sp., Bio-Trent dapat mengurai jerami, kompos atau bahan organik kompleks menjadi asam organik ( asam humat ) yang berfungsi untuk memperbesar pori-pori tanah sehingga:

  • Meningkatkan sirkulasi oksigen
  • Meningkatkan penyerapan air oleh tanah
  • Meningkatkan jumlah mikroorganisme yang bermanfaat
  • Meningkatkan kapasitas tukar kation
  • Menyediakan unsur hara seperti N, P, K, Mg dan unsur mikro lainnya
Basic

Bio-Fertilizer


Karena mengandung Rhizobium sp. dan Azotobacter sp.( Bakteri Penambat Nitrogen ), Bio-Trent dapat memfiksasi nitrogen dari udara menjadi bentuk NH4+ dan NO3- yang dapat diserap tanaman. Selain itu karena mengandung Bacillus sp. ( Bakteri Pelarut Phospat ), Bio-Trent dapat :

  • Mengurangi pemakaian Pupuk Fosfat Anorganik
  • Tidak Mencemari Lingkungan
  • Meningkatkan Ketersediaan Phospat dlm bentuk ion PO43-
  • Mencegah terikat kembali Phospat dengan unsur lain
Basic

Bio-Hormone


arena mengandung Rhizobacteria, Bio-Trent mengandung Fitohormon yaitu auksin, sitokinin, dan giberelin. Rhizobacteria tersebut akan terus menghasilkan Fitohormon ketika diaplikasikan di lahan pertanian sehingga :

  • Membantu pertumbuhan dan perkembangan tanaman baik secara vegetatif maupun generatif sehingga memperluas daerah penyerapan hara
  • Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap perubahan lingkungan dan penyakit
  • Meningkatkan kualitas produksi
Basic

Bio-Control


Lactobacillus dan Streptomycetes adalah bakteri yang sering digunakan sebagai probiotik dalam industri makanan dan pupuk hayati. Karena Bio-Trent mengandung Lactobacillus dan Streptomycetes, maka Bio-Trent menghasilkan asam laktat dan actinomycin yang berfungsi sebagai Biokontrol atau Agensia Hayati Pengendali Hama / Penyakit yang bertujuan untuk menekan soil-borne disease ( penyakit tular tanah ) sehingga menghasilkan tanah yang subur dan tanaman yang berkualitas

Sertifikat Bio-Trent

Untuk memberikan jaminan kepastian kualitas kepada masyarakat, Bio-Trent telah mendapat sertifikasi dari beberapa pihak baik dalam skala nasional maupun dalam skala internasional


  • Tanaman yang memakai Bio-trent Daunnya lebih hijau, Buahnya lebih lebat dan jumlah polongnya lebih banyak, serta lebih tahan terhadap hama. Hasil kedelainya meningkat menjadi 2.24 Ton perhektar sedangkan yang tidak pakai bio-trent 1.8 ton/hektar
    Lalu Anwar
    Ketua Kelompok Tani Tunas Urip, kec Praya Barat Kab Lombok Tengah
  • Tanaman yang menggunakan Bio-trent lebih tahan terhadap serangan penggerek batang dan dapat menghemat pupuk kimia hingga 50 %. dengan peningkatan hasil dari 1.92 ton menjadi 1.4 ton perhektar
    H. Husni
    Desa Raba Kec Wawo Kab Bima
  • Tanaman Cokelat yang memakai bio-trent yang di aplikasikan di rorak mampu mempercepat proses perombakan daun kakao hasil pemangkasan dan menurunkan jumlah buah busuk sehingga dapat meningkatkan hasil panen
    Pak Baso
    Kelurahan Lalomba Kec Kolaka Kab Kolaka Prov Sultra
  • Tanaman bawang merah yang memakai Bio-Trent Daunnya lebih hijau dan lebih kaku, lebih tahan terhadap penyakit layu daun. Umbi lebih besar dan hasil meningkat
    Bpk. Firdaus
    Kecamatan Lambu Kab Bima