Pupuk Organik Cair atau POC semakin banyak petani gunakan karena mampu memperbaiki kesuburan tanah dan mendukung pertanian berkelanjutan. Namun, banyak produsen masih kesulitan mencapai kandungan Nitrogen, Fosfor, dan Kalium atau NPK organik minimal 2 persen. Padahal, angka ini berperan penting sebagai indikator mutu pupuk organik cair.
Alasan NPK Organik Sulit Mencapai 2 Persen
Bahan organik secara alami mengandung kadar air yang sangat tinggi. Kondisi ini menyebabkan unsur hara menjadi encer sehingga hasil uji laboratorium sering menunjukkan angka rendah. Selain itu, proses fermentasi standar hanya mampu melepaskan sebagian kecil unsur hara. Oleh karena itu, produsen perlu menerapkan teknik pengayaan agar kandungan NPK meningkat secara signifikan.
Strategi Efektif Meningkatkan Nitrogen Organik
Nitrogen berperan besar dalam merangsang pertumbuhan daun dan batang. Produsen dapat meningkatkan kandungan nitrogen dengan menggunakan bahan organik berkadar protein tinggi. Selain itu, produsen juga dapat menambahkan bakteri penambat nitrogen seperti Azotobacter dan Azospirillum. Mikroba ini aktif mengikat nitrogen dari udara lalu mengubahnya menjadi nutrisi yang dapat diserap tanaman.
Cara Meningkatkan Kandungan Fosfor Secara Alami
Fosfor sering berada dalam bentuk terikat sehingga tanaman sulit menyerapnya. Untuk mengatasi masalah ini, produsen dapat menggunakan bahan organik kaya fosfat dan menambahkan mikroba pelarut fosfat. Mikroorganisme tersebut bekerja dengan memecah ikatan fosfat sehingga fosfor larut dalam pupuk cair dan siap dimanfaatkan tanaman.
Langkah Menaikkan Kalium pada Pupuk Cair
Kalium lebih mudah larut dibandingkan nitrogen dan fosfor. Namun, produsen tetap perlu memilih bahan baku dengan kandungan kalium tinggi. Selain itu, produsen dapat mengurangi kadar air dalam POC agar konsentrasi kalium meningkat. Cara ini membantu menaikkan nilai kalium tanpa merusak kualitas pupuk dan aktivitas mikroba.
Solusi Praktis Menggunakan Pupuk Hayati Cair Bio-Trent
Petani dan produsen pupuk dapat memilih solusi praktis dengan menggunakan pupuk hayati cair Bio-Trent. Produk ini mengandung unsur N, P, dan K yang mendukung pertumbuhan tanaman sekaligus memperbaiki kondisi tanah. Bio-Trent juga mengandalkan kerja mikroba aktif sehingga mampu membantu pelepasan unsur hara secara alami dan berkelanjutan.
Selain itu, petani dapat membeli Bio-Trent dengan mudah melalui toko online resmi Biosindo Mitra Jaya di platform Shopee. Dengan cara ini, petani memperoleh produk terpercaya tanpa harus melalui proses produksi yang rumit.
Kesimpulan
Produsen dan petani dapat mencapai NPK organik minimal 2 persen dengan menerapkan strategi yang tepat. Pemilihan bahan baku, pengelolaan proses fermentasi, serta penggunaan pupuk hayati berkualitas seperti Bio-Trent mampu membantu meningkatkan kandungan NPK secara optimal dan konsisten.





